Presiden: Kebijakan Penghematan Listrik-Air Berlaku Juni

Jakarta, (Analisa). Pemerintah akan memberlakukan kebijakan penghematan penggunaan listrik dan air di kantor-kantor pemerintah, pemerintah daerah, BUMN dan BUMD, serta penghematan penerangan jalan-jalan, mulai Juni 2012, kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Semuanya itu mulai diberlakukan pada Juni 2012,” kata Presiden saat menyampaikan pidato tentang kebijakan penghematan di Istana Negara, Jakarta, Selasa malam.

Presiden SBY menegaskan, pimpinan instansi dan lembaga terkait harus bertanggung jawab untuk menyukseskan pelaksanaan program tersebut.

Presiden SBY mengatakan, program serupa sebenarnya telah dilaksanakan pada 2008 dan 2009. “Ketika itu, kita menghadapi kondisi yang relatif sama dengan apa yang terjadi saat ini, gerakan penghematan listrik dan air ini berjalan dengan sangat sukses,” katanya.

Gunakan TI Batasi BBM

Presiden menegaskan, pemerintah akan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi (TI) untuk mengendalikan sistem distribusi BBM bersubsidi di setiap SPBU.

“Nantinya, setiap kendaraan akan didata secara elektronik, baik data kepemilikan maupun data fisik kendaraan tersebut,” kata SBY.

Presiden menjelaskan, setiap kali kendaraan tertentu mengisi BBM, maka jumlah BBM subsidi yang dibeli akan tercatat secara otomatis, dan dapat diketahui jumlah pembelian setiap harinya. “Langkah ini untuk menjamin bahwa konsumsi BBM khususnya yang bersubsidi dapat dikendalikan secara transparan dan akuntabel, dan penggunaannya pun tepat sasaran,” katanya menambakan.

Penggunaan teknologi itu adalah salah satu dari lima kebijakan yang disampaikan presiden dalam pidato tersebut.

Pemerintah juga akan menerapkan kebijakan penggunaan stiker bagi kendaraan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah, termasuk kendaraan BUMN dan BUMD. Kendaraan-kendaraan tersebut dilarang menggunakan BBM bersubsidi.

Kebijakan penggunaan stiker juga akan diterapkan kepada kendaraan perkebunan dan pertambangan. “Pelarangan ini kita lakukan dengan menerapkan sistem stiker pula. Pengawasannya dilakukan BPH Migas, secara terpadu bekerjasama dengan aparat penegak hukum dan Pemerintah Daerah,” kata SBY.

Dua kebijakan yang lain adalah konversi BBM ke bahan bakar gas (BBG), serta penghematan penggunaan listrik dan air di kantor-kantor pemerintah, pemerintah daerah, BUMN dan BUMD. (Ant)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s