Angin Kencang Landa Banda Aceh dan Aceh Besar

Banda Aceh, (Analisa). Angin kencang diiringi hujan deras melanda Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan atap rumah warga beterbangan. Angin kencang melanda mulai Rabu (30/5) hingga Kamis (31/5) menjelang siang itu.
Angin kencang disertai hujan lebat yang melanda dua daerah tersebut membuat warga tidak berani beraktivitas di luar rumah. Mereka lebih memilih tinggal di rumah, karena kalau di luar sangat beresiko bagi keselamatan jiwa.

Beberapa ruas jalan di Kota Banda Aceh hingga pukul 10.00 wib masih terlihat sepi dari aktivitas masyarakat. Hanya sebagian warga memberanikan keluar rumah untuk mengantar anak ke sekolah.

Pantauan Analisa di Desa Lagang Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar satu unit rumah milik Zamzami (28) hancur tertimpa pohon asam yang tumbang, namun dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

Pohon asam yang diperkirakan berusia puluhan tahun tersebut tumbang Kamis (31/5) sekitar pukul 08.00 wib dan menjelang pukul 09.00 wib baru datang relawan dari SAR untuk pemotong batang pohon yang menimpa rumah korban.

“Saat kejadian, saya bersama istri dan kedua anak sedang berada di luar rumah. Alhamdullilah kami berada di luar rumah sehingga tidak sampai jatuh korban jiwa,” ujar Zamzami.

Akibat kejadian tersebut, harta benda seperti sepeda motor, lemari, TV, kulkas dan lain-lain hancur tertimpa batang pohon besar. Pihaknya tidak bisa menyelamatkan harta benda, karena telah terlebih dahulu mengungsi sebelum pohon tumbang.

Atap Terbang

Di Kota Banda Aceh atap asrama gabungan TNI yang dihuni Samaun di kawasan Ketapang, terbang diterjang angin kencang. Namun tidak ada korban jiwa akibat musibah tersebut. Selain itu, sebuah baliho iklan rokok di Jalan Hasan Saleh Neusu terlihat miring, sehingga ruas jalan terpaksa ditutup untuk sementara oleh kepolisian agar tidak jatuh korban.

Di kawasan Lueng Bata, Banda Aceh satu unit rumah warga juga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon yang tumbang. Namun, seperti halnya keluarga Zamzami, warga Lueng Bata itu juga selamat dari amukan angin kencang tersebut.

“Dalam Minggu terakhir ini wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar sering dilanda angin kencang disertai hujan lebat, sehingga mengakibatkan arus listrik sering padam,” ujar warga.

Stasiun Meteorologi Blang Bintang melansir data kecepatan angin di Banda Aceh mencapai 22 knot atau 40 kilometer per jam. Arah angin dari Barat menuju Barat Daya Banda Aceh. Kondisi ini diperkirakan akanterus berlangsung dalam pekan ini.

Sedangkan situs Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyebutkan, warga masih perlu mewaspadai hujan sedang hingga lebat di sebagian wilayah Banda Aceh, Sabang, Aceh Besar, wilayah Barat, Selatan dan Timur Aceh. (irn/rfl)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s