Dua Tahun Wafatnya Hasan Tiro Dikenang Lewat Buku

Banda Aceh, (Analisa). Mengenang dua tahun meninggalnya tokoh Aceh, Teungku Chik Di Tiro Hasan Muhammad, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMAF) Syariah IAIN Ar Raniry Banda Aceh bekerjasama dengan The Atjeh Etnic Institut, membuat diskusi publik dengan mereview kembali bukunya.
Buku almarhum Hasan Tiro berjudul; “Atjeh di Mata Dunia” dibedah kembali di Aula Fakultas Syariah IAIN Ar Raniry, Banda Aceh, Senin (4/6) oleh tiga pembicara masing-masing Ketua Komisi A DPRA Drs Adnan Beuransyah, Dosen Hukum Unsyiah M. Adli Abdullah Bawareth M.Hum dan Baharuddin AR (penulis buku Aceh Antara Cinta dan Keangkuhan).

Ketua Pelaksana, Khadafi Syah mengungkapkan, walaupun Hasan Tiro sudah tidak ada lagi, namun pemikiran serta karyanya sangatlah dibutuh untuk kemajuan masyarakat Aceh di masa yang akan datang.

“Acara ini dibuat bukan untuk membangkit semangat orang Aceh memperjuangkan kemerdekaan, tapi mengkaji pemikiran yang berlandaskan ilmiah serta semangat untuk membangun secara bermartabat,” ungkapnya.

Pemateri pertama Adnan Beuransyah mengungkapkan bagaimana semangat Hasan Tiro saat melakukan perjuangannya. Jika masyarakat Aceh menginginkan masa depan yang lebih bagus, maka diperlukan pengorbanan yang kuat.

Pemateri kedua, M.Adli Abdullah bangga terhadap karya Hasan Tiro yang dikenal sebagai Wali Nanggroe, karena kelebihannya adalah selalu menulis. Tak hanya itu saja, cara berfikirnya juga sangatlah kuat dan tajam plus nasionalismenya cukup kental.

Sedangkan pembicara ketiga Baharuddin AR menyuarakan tulisan Hasan Tiro yang ingin memberikan semangat dan membangkitkan nasionalisme ke Acehan, kemerdekaan serta kemakmuran. (rfl)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s